
Brighton nyaris mengawali musim dengan tiga poin di Amex, tetapi Rodrigo Muniz menyambar sepakan pojok Harry Wilson pada menit 90+5 untuk menyelamatkan Fulham. Sejam sebelumnya, Matt O’Riley membawa Brighton unggul lewat penalti setelah Sander Berge menjatuhkan Georginio Rutter di kotak. Laporan lapangan menyoroti “deja vu” The Seagulls: kebobolan telat lagi setelah unggul—tema yang kerap muncul musim lalu. The Guardian
Jalannya Laga
Brighton di bawah Fabian Hürzeler (32) mencoba kontrol ritme melalui build-up 3+2 dan progresi di sayap kiri ke Kaoru Mitoma. Peluang bersih pertama justru hadir dari umpan silang O’Riley yang disundul Mitoma sedikit melebar. Setelah jeda, tempo menurun—pergantian Hürzeler (termasuk menarik Carlos Baleba) membuat kontrol lini tengah sedikit longgar. Momen itu dimanfaatkan Fulham: Emile Smith Rowe memaksa sepak pojok di menit akhir, dan Muniz (baru masuk) memenangi duel di tiang jauh untuk gol penyama. The Guardian
Momen Kunci
-
39’ – Penalti Brighton (1–0): Berge terlambat menutup Rutter; O’Riley mengeksekusi rendah ke kiri. The Guardian
-
90+5’ – Gol Fulham (1–1): Sepak pojok Harry Wilson, bola melewati kerumunan, Muniz kontrol dada & tembak keras di tiang jauh. (ESPN mencatat 90+6’—perbedaan hitungan waktu tambahan). The GuardianESPN.com
Catatan Taktis
-
Brighton: Alur serangan rapi hingga sepertiga akhir, tetapi minim killer pass setelah O’Riley dan Mitoma kelelahan; masuknya Brajan Gruda sempat memberi opsi cutback namun tidak klinis. Maxim De Cuyper stabil di debut sebagai LB. The Guardian
-
Fulham: Marco Silva sabar menunggu bola mati; pergantian Muniz + Smith Rowe memberi agresi ekstra di menit akhir—hadiahkan satu poin tandang. The Guardian
Angka & Implikasi
Satu poin tandang membuat Fulham pulang dengan kepercayaan diri, sementara Brighton kembali diingatkan soal manajemen fase akhir. Nama Carlos Baleba juga jadi sorotan—starter dan dinilai “di atas” dalam duel, walau perlu peningkatan saat menguasai bola. The Guardian