
12 Juli 2025
Kupang — Seorang remaja asal Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, bernama Yosef Laka (17) menyita perhatian publik setelah kisah perjuangannya bermusik dari kandang ayam bekas viral di media sosial. Dengan alat seadanya dan memanfaatkan ponsel Android lama miliknya, Yosef berhasil merekam lagu ciptaan sendiri bertema kehidupan desa dan mengunggahnya ke Spotify.
Lagu berjudul “Langit Timur” kini telah didengarkan lebih dari 700 ribu kali di platform streaming musik tersebut, dan bahkan masuk dalam playlist “Viral 50 Indonesia.”
Dari Kandang Ayam Menjadi Studio Sederhana
Yosef mengubah bekas kandang ayam di belakang rumah menjadi studio dengan menempelkan karton telur sebagai peredam suara dan memanfaatkan kabel-kabel bekas sebagai jalur audio. Ia belajar merekam dan mixing lagu secara otodidak dari YouTube.
“Saya tidak punya studio, tapi punya mimpi dan suara,” kata Yosef dengan penuh semangat dalam wawancara lokal.
Lagu Tentang Harapan dan Alam Desa
Lagu “Langit Timur” bercerita tentang kehidupan masyarakat desa yang sederhana, tentang mimpi anak muda yang ingin dikenal dunia lewat suaranya. Dengan nuansa folk dan sentuhan alat musik tradisional, lagu ini menyentuh banyak hati pendengar, terutama dari kawasan Indonesia timur.
Banjir Dukungan, Diundang ke Acara Musik Nasional
Banyak musisi dan produser musik Indonesia yang menyatakan ingin bekerja sama dengan Yosef. Ia juga akan tampil dalam acara “Musik Kita Indonesia” yang tayang di TV nasional bulan ini. Tagar seperti #StudioKandangAyam, #YosefLangitTimur, dan #MusikDariTimur menjadi trending di berbagai platform.
Kesimpulan
Yosef Laka telah menunjukkan bahwa bakat dan semangat bisa menembus batas fisik dan keterbatasan fasilitas. Dari kandang ayam di desa kecil, ia menyuarakan mimpi dan kenyataan dalam nada, membuktikan bahwa musik bisa lahir di tempat yang tak terduga — dan menjangkau dunia.