Meriahkan 747 Tahun Adat Melayu Jambi: Warisan 7 Abad yang Terus Hidup

Tradisi dan budaya Melayu Jambi kembali digelorakan melalui peringatan 747 tahun Adat Melayu Jambi yang jatuh tiap 2 Juli, sejak ditetapkan oleh Gubernur lewat Kepgub No. 312/2022—menandai awal ritual adat ini sejak abad ke-13 . Pada momen istimewa tersebut, Lembaga Adat Melayu (LAM) Jambi dan pemerintah daerah berkolaborasi untuk menggelar serangkaian kegiatan kultural sebagai bagian dari Pekan Adat Melayu Jambi.


🛕 Sejarah dan Makna 747 Tahun Adat Jambi

Peringatan 747 tahun ini menandai perjalanan panjang adat Melayu Jambi, didasari filosofi “adat bersendi syarak, syarak bersendi kitabullah”. Artinya, adat dijunjung tinggi namun tetap berlandaskan ajaran agama Islam tempo.co+11ampar.id+11antaranews.com+11. Gubernur Al Haris menegaskan bahwa warisan budaya ini perlu dijaga agar menjadi identitas dan kebanggaan bagi masyarakat antaranews.com+2ampar.id+2koran-pariwisata.com+2.


🎉 Rangkaian Acara Pekan Adat

Pekan Adat Melayu Jambi, kali kedua digelar sejak 2023, diramaikan dengan:


👑 Pelestarian Melalui Seloko Adat dan Pemangku Budaya

Dalam rangkaian HUT Kota Jambi ke-79, Lomba Seloko Adat Melayu Jambi 2025 kembali digelar di Balai Adat Kota Jambi pada 26–27 Mei lalu antaranews.com+12jambi24jam.com+12jambinewsroom.com+12. Acara ini melibatkan 98 peserta dari seluruh kecamatan, dengan tiga cabang lomba: Kato Berjawab, Lamaran Adat, dan Serah Terima Adat. Wali Kota Maulana menekankan pentingnya regenerasi dan pelibatan masyarakat hingga tingkat RT sebagai pemangku adat lokal jambikota.go.id+4jambinewsroom.com+4jambiindependent.bacakoran.co+4.


📚 Pendidikan dan Regulasi Adat

LAM Jambi merilis buku Daras Adat Melayu yang kini diajarkan sebagai muatan lokal di sekolah—sebuah langkah strategis untuk memperkuat identitas budaya sejak usia dini jambisatu.id+3ampar.id+3koran-pariwisata.com+3. Selain itu, pemerintah daerah tengah menyusun Perda Hukum Adat, sebagai instrumen hukum alternatif berbasis kearifan lokal dan penyelesaian konflik secara damai jambinewsroom.com.


📝 Kesimpulan

Peringatan 747 tahun Adat Melayu Jambi menegaskan bahwa adat istiadat regional tetap eksis meski modernisasi bergerak cepat. Dengan rangkaian acara budaya, lomba tradisi, serta pendidikan formal dan regulasi, tradisi Melayu Jambi tak hanya lestari, tetapi juga menjadi bagian vital identitas masyarakat. Upaya ini membuktikan komitmen bersama antara LAM, Pemprov/Pemkot Jambi, serta masyarakat dalam memastikan “takkan Melayu hilang di bumi sepucuk Jambi sembilan lurah”.

  • Related Posts

    “Performa IHSG Pasca Pemangkasan BI Rate: Antara Optimisme dan Tantangan Eksternal”

    Pada 16 Juli 2025, Bank Indonesia (BI) menurunkan suku bunga acuan 7-day reverse repo rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,25%. Keputusan ini merupakan langkah keempat BI dalam upaya mendukung…

    Polda Jambi Tangkap Bandar Narkoba Jaringan Fredy Pratama, Sita Barang Bukti Bernilai Miliaran Rupiah

    Jambi – Kepolisian Daerah (Polda) Jambi kembali mencetak prestasi dalam perang melawan narkotika dengan berhasil menangkap seorang bandar besar narkoba yang diduga kuat terafiliasi dengan jaringan internasional Fredy Pratama, salah…

    You Missed

    Sepatu – Tulus: Kisah Perbedaan dalam Hubungan

    Tetap Dalam Jiwa – Isyana Sarasvati: Lagu tentang Kesetiaan Hati

    Persija Jakarta Raih Kemenangan Krusial Atas Bhayangkara FC

    Madura United Perlihatkan Dominasi Saat Menang Telak Atas Barito Putera

    Takkan Terganti – Kahitna: Cinta Sejati yang Selalu Abadi

    Pandangan Pertama – RAN: Kasmaran di Awal Pertemuan