“Tarif AS Turun dari 32% ke 19%: Implikasi Perjanjian Dagang Indonesia-AS”

Tarif Impor AS Untuk Indonesia Turun Jadi 19%

Pada 15 Juli 2025, Indonesia dan Amerika Serikat mencapai kesepakatan dagang penting yang mengurangi tarif impor AS terhadap produk Indonesia dari 32% menjadi 19%. Kesepakatan ini merupakan hasil dari negosiasi intensif antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto, yang berlangsung melalui percakapan telepon langsung. New York Post+3Reuters+3ABC+3

Isi Kesepakatan

Sebagai bagian dari kesepakatan, Indonesia setuju untuk:

Sebagai imbalannya, AS akan menghapus tarif dan hambatan non-tarif atas ekspor ke Indonesia, kecuali untuk produk alkohol dan daging babi. Reuters

Dampak terhadap Ekonomi Indonesia

Tarif 19% ini lebih rendah dibandingkan dengan tarif yang dikenakan pada negara-negara ASEAN lainnya, seperti Vietnam (20%), Filipina (21%), Malaysia (25%), Thailand (36%), dan Kamboja (36–40%). Namun, beberapa analis mengingatkan bahwa tarif ini tetap tinggi dan dapat mempengaruhi daya saing produk Indonesia di pasar AS. Selain itu, peningkatan impor dari AS, terutama energi dan produk pertanian, dapat mempengaruhi neraca perdagangan Indonesia. ASEAN BriefingABC

Langkah Selanjutnya

Kesepakatan ini masih memerlukan pernyataan bersama antara kedua negara untuk mengesahkan implementasinya. Pemerintah Indonesia juga sedang melakukan negosiasi untuk pengecualian terhadap ekspor minyak sawit dan nikel dari tarif tersebut. Reuters

Perjanjian ini menunjukkan langkah strategis Indonesia dalam memperkuat hubungan dagang dengan AS, meskipun dengan tantangan yang harus dihadapi dalam implementasinya.

Related Posts

Ibu Rumah Tangga di Semarang Sukses Jadi Pengusaha Keripik Tempe Beromzet Ratusan Juta, Kisahnya Viral

Semarang, 11 Agustus 2025 — Kisah sukses seorang ibu rumah tangga bernama Sri Wahyuni (38) dari Semarang viral di media sosial setelah usahanya memproduksi keripik tempe berkembang pesat hingga menghasilkan…

Kebijakan Pajak Baru untuk Mendukung UMKM: Meringankan Beban dan Memacu Pertumbuhan

UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) adalah tulang punggung perekonomian Indonesia, menyumbang lebih dari 60 % PDB dan menyerap sekitar 117 juta tenaga kerja. Untuk menjaga daya saing dan membantu…

You Missed

Sepatu – Tulus: Kisah Perbedaan dalam Hubungan

Tetap Dalam Jiwa – Isyana Sarasvati: Lagu tentang Kesetiaan Hati

Persija Jakarta Raih Kemenangan Krusial Atas Bhayangkara FC

Madura United Perlihatkan Dominasi Saat Menang Telak Atas Barito Putera

Takkan Terganti – Kahitna: Cinta Sejati yang Selalu Abadi

Pandangan Pertama – RAN: Kasmaran di Awal Pertemuan