
13 Juli 2025
Ubud, Bali — Dalam beberapa tahun terakhir, yoga retreat di tengah alam menjadi tren yang semakin diminati oleh wisatawan domestik maupun mancanegara. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah konsep “Yoga di Tengah Sawah” yang ditawarkan berbagai resort dan sanggar di kawasan Ubud.
Sesi yoga dilakukan di bale bambu terbuka, dikelilingi hijaunya hamparan padi, suara gemericik air, dan udara segar yang menenangkan. Pengalaman ini disebut-sebut menghadirkan ketenangan maksimal dan koneksi mendalam dengan alam.
Kolaborasi Spiritual dan Alam Tropis
Dipandu oleh instruktur lokal maupun internasional, kelas yoga ini menyatukan unsur gerakan tubuh, meditasi, dan alam Bali yang sakral. Banyak resort menawarkan paket retreat 3–7 hari yang mencakup yoga, spa herbal, makanan vegan, hingga sesi melepaskan emosi.
“Kami tidak hanya menjual yoga, tapi pengalaman spiritual yang lengkap,” ujar Ni Luh Kartini, pemilik sanggar di Tegallalang.
Diminati Wisatawan Barat dan Selebriti Dunia
Banyak wisatawan asal Eropa, Jepang, hingga selebriti dari Hollywood datang ke Ubud untuk menjalani detoks pikiran. Bahkan dalam beberapa pekan terakhir, penyanyi terkenal asal Korea, Min Ji-eun, terlihat mengikuti retreat diam di salah satu pusat yoga premium.
Dampak Positif bagi Warga Lokal
Konsep ini juga membuka lapangan kerja baru bagi warga desa, mulai dari koki herbal, pengrajin aromaterapi, hingga pemandu meditasi. Desa-desa di sekitar Ubud kini mulai membuka homestay berbasis healing dan pertanian organik.
Kesimpulan
Fenomena yoga di tengah sawah menunjukkan bahwa perpaduan spiritualitas dan alam tropis bisa menjadi kekuatan besar dalam menarik wisatawan. Ubud kembali mempertegas posisinya sebagai ibukota spiritual Asia Tenggara, sekaligus pelopor gaya hidup seimbang dan menyatu dengan bumi.