Inter Miami resmi menunjuk Sergio Busquets sebagai kapten baru klub setelah Lionel Messi memutuskan untuk fokus hanya sebagai pemain senior tanpa beban kepemimpinan. Keputusan ini diambil manajemen karena menilai Busquets memiliki pengalaman panjang, kepemimpinan alami, dan pemahaman taktik yang tinggi untuk mengarahkan tim di lapangan.
Busquets, yang bergabung dengan Inter Miami sejak 2023, langsung memberikan dampak besar di lini tengah dengan perannya sebagai pengatur tempo permainan. Dengan gaya khasnya, ia membuat Inter Miami lebih stabil dalam bertahan dan lebih terorganisir dalam menyerang. Musim lalu, ia mencatatkan 89% akurasi umpan serta rata-rata 4 intersep per laga, statistik yang menunjukkan pengaruh besarnya.
Pelatih Gerardo “Tata” Martino menyambut positif keputusan ini. “Busquets adalah sosok pemimpin alami. Dia mungkin tidak banyak bicara, tetapi cara bermainnya, profesionalismenya, dan caranya menenangkan tim adalah kualitas yang dibutuhkan Inter Miami,” ujar Martino.
Fans Inter Miami menyambut kabar ini dengan antusiasme tinggi. Banyak yang menilai keputusan ini tepat karena Messi bisa lebih fokus pada performa individu, sementara Busquets memikul tanggung jawab menjaga keseimbangan tim. Tagar #CaptainBusquets pun ramai di media sosial, menandakan dukungan penuh para suporter.
Selain itu, penunjukan Busquets juga dipandang sebagai langkah strategis Inter Miami dalam membangun identitas tim. Dengan kombinasi pemain berpengalaman seperti Busquets dan Messi, serta talenta muda lokal, klub ini diharapkan mampu bersaing lebih serius di MLS dan kompetisi internasional.
Meski demikian, tantangan besar menanti Busquets. Sebagai kapten, ia harus mampu menjaga semangat tim di tengah padatnya jadwal, serta memimpin rekan-rekan mudanya menghadapi tekanan tinggi di MLS. Apalagi, ekspektasi publik terhadap Inter Miami meningkat drastis sejak kedatangan Messi dan kawan-kawan.
Analis sepakbola menilai bahwa keputusan menunjuk Busquets adalah langkah bijak. Dengan pengalaman lebih dari satu dekade di Barcelona dan timnas Spanyol, ia diyakini mampu menularkan mental juara kepada skuad Inter Miami.
Kini, publik menanti kiprah Busquets sebagai kapten baru: apakah ia akan sukses membawa Inter Miami meraih gelar besar pertama mereka, atau tekanan ekspektasi justru akan menjadi beban berat di penghujung kariernya?