Jakarta, 6 Mei 2026 – Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Purbaya Yudhi Sadewa, menggelar pembahasan bersama Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita terkait arah kebijakan insentif untuk kendaraan listrik di Indonesia.
Pertemuan tersebut menyoroti pentingnya kesinambungan insentif guna menjaga momentum pertumbuhan industri kendaraan listrik nasional. Kedua pihak sepakat bahwa dukungan pemerintah masih diperlukan, terutama untuk mendorong adopsi masyarakat serta memperkuat ekosistem industri.
Purbaya menilai insentif yang tepat dapat menjadi pendorong utama dalam meningkatkan minat konsumen terhadap kendaraan listrik. Selain itu, kebijakan ini juga dinilai mampu menarik investasi di sektor otomotif berbasis energi bersih.
Sementara itu, Menperin menekankan pentingnya penguatan industri dalam negeri, termasuk peningkatan kandungan lokal dalam produksi kendaraan listrik. Ia menyebut bahwa insentif harus diarahkan agar tidak hanya mendorong konsumsi, tetapi juga memperkuat kapasitas produksi nasional.
Pembahasan ini juga mencakup evaluasi terhadap efektivitas insentif yang telah berjalan, serta kemungkinan penyesuaian kebijakan ke depan agar lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.
Dengan adanya koordinasi lintas sektor, pemerintah berharap kebijakan insentif kendaraan listrik dapat memberikan dampak optimal, baik bagi pertumbuhan industri maupun percepatan transisi menuju energi ramah lingkungan di Indonesia.








