Jakarta, 18 September 2026 – Hasil drawing nomor beregu bulu tangkis Asian Games Aichi-Nagoya 2026 menempatkan tim putra dan putri Indonesia pada jalur berbeda menuju perebutan medali. Tim beregu putra Indonesia yang berstatus unggulan pertama mendapatkan bye sehingga tidak perlu bertanding pada babak 16 besar. Jonatan Christie dan kawan-kawan langsung menunggu di perempat final untuk menghadapi pemenang pertandingan Malaysia melawan Mongolia. Sementara itu, tim beregu putri Indonesia harus memulai perjuangan sejak babak 16 besar dengan menghadapi Mongolia. Jika mampu melewati pertandingan tersebut, Putri Kusuma Wardani dan rekan-rekan akan berhadapan dengan Chinese Taipei di babak perempat final. Drawing nomor beregu tersebut digelar di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Jepang.
Hasil undian memberikan waktu persiapan lebih panjang bagi tim putra Indonesia sebelum menjalani pertandingan pertamanya. Meski mendapatkan bye, calon lawan di perempat final tetap menjadi perhatian karena Malaysia berpeluang menjadi tim yang dihadapi Indonesia apabila mampu mengatasi Mongolia. Malaysia memiliki komposisi pemain tunggal dan ganda yang dapat memberikan persaingan ketat dalam format beregu. Tim pelatih Indonesia pun dapat memanfaatkan waktu tambahan untuk mempelajari karakter permainan kedua calon lawannya. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pelatnas Eng Hian mengatakan kekuatan calon lawan sebenarnya telah dipetakan selama proses persiapan menuju Asian Games. Setelah drawing keluar, persiapan dapat dilakukan secara lebih detail dan spesifik berdasarkan jalur pertandingan yang akan dilalui.
Pada sektor putri, Indonesia tidak memperoleh bye dan langsung bertemu Mongolia pada pertandingan pembuka. Laga tersebut menjadi kesempatan bagi tim Merah Putih untuk beradaptasi dengan atmosfer pertandingan sebelum menghadapi potensi tantangan lebih berat pada fase berikutnya. Chinese Taipei sudah menunggu di perempat final setelah mendapatkan bye pada babak 16 besar. Karena itu, tim putri perlu menjaga fokus dan tidak melihat terlalu jauh sebelum pertandingan pertama diselesaikan. Eng Hian mengingatkan para pemain agar menjaga kondisi teknis maupun nonteknis serta tidak menjadikan target sebagai beban berlebihan. Tim pelatih juga akan menyesuaikan susunan pemain dengan kebutuhan pada setiap pertandingan.
Pada bagan beregu putra lainnya, Chinese Taipei memperoleh bye dan akan menunggu pemenang pertandingan Thailand melawan Makau. India harus menghadapi Bangladesh, sedangkan Jepang bertemu Kazakhstan untuk memperebutkan tempat di babak berikutnya. Hong Kong dijadwalkan menghadapi Korea Selatan, sementara China sebagai unggulan kedua mendapatkan bye. Susunan tersebut membuat sejumlah tim kuat tersebar di berbagai bagian bagan. Indonesia berada di bagian atas dan berpotensi menghadapi lawan dengan kekuatan lebih besar apabila terus melaju menuju fase akhir. Setiap pertandingan menggunakan format beregu sehingga kedalaman pemain tunggal maupun ganda menjadi faktor penting dalam menentukan hasil.
Di sektor putri, China sebagai unggulan pertama, Thailand, Chinese Taipei, Korea Selatan dan Jepang mendapatkan bye pada fase awal. Selain Indonesia melawan Mongolia, pertandingan babak 16 besar lainnya mempertemukan Hong Kong dengan Malaysia serta Kazakhstan menghadapi India. Indonesia membawa 10 pemain putri untuk nomor beregu, termasuk Putri Kusuma Wardani, Thalita Ramadhani Wiryawan, Mutiara Ayu Puspitasari, Rachel Allessya Rose dan Siti Fadia Silva Ramadhanti. Sementara tim putra diperkuat antara lain Jonatan Christie, Alwi Farhan, Moh Zaki Ubaidillah, Fajar Alfian, Muhammad Shohibul Fikri, Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin. Komposisi tersebut disusun berdasarkan evaluasi performa, kondisi fisik serta kebutuhan strategi tim. Fleksibilitas menentukan pemain yang diturunkan menjadi salah satu aspek penting dalam pertandingan beregu.
Pertandingan nomor beregu bulu tangkis Asian Games 2026 dijadwalkan berlangsung pada 20 hingga 24 September sebelum dilanjutkan nomor perorangan. Tim putri Indonesia akan menjadi yang pertama turun dengan menghadapi Mongolia pada 20 September pukul 07.30 WIB. Tim putra memiliki waktu lebih panjang karena langsung menempati babak perempat final setelah mendapatkan bye. Para pemain diminta memanfaatkan waktu tersebut untuk menjaga kekompakan sekaligus mempelajari kekuatan calon lawan. Hasil drawing memberikan gambaran jalur yang harus dilewati Indonesia, tetapi hasil pertandingan tetap akan ditentukan oleh performa di lapangan. Fokus tim Merah Putih kini diarahkan pada pertandingan pertama masing-masing sektor sebelum memikirkan kemungkinan lawan pada babak selanjutnya.







